namari

namari

Jumat, 10 April 2015

JAPAN Kingdom of Characters



JAPAN Kingdom of Characters

A Day in the Life of Japan, the Kingdom of Characters
Siapa pun yang pernah ke Jepang  (sayangnya aku belum pernah) pasti memiliki pengalaman menarik dengan melihat banyaknya atribut anime dan manga di setiap sudut kota. Tidak hanya Akihabara dan Harajuku yang dikenal sebagai wilayah yang dipenuhi gambar karakter, Hello Kitty dan Pokemon dengan mudahnya dapat ditemui di setiap supermarkeet dan toko cindera mata di seluruh pelosok Jepang. Fenomena karakter ini berlanjut terhadap film-film animasi produksi studio Ghibli dan figur Mobile Suit Gundam.
Di tahun 2004 Bandai Character Research Center melakukan survei terhadap 1210 orang pada rentang usia 3 hingga 69 tahun, dan menemukan bahwa 69% orang memiliki beberapa mainan karakter. Lebih dari itu, 90,2% dari seluruh responden menyatakan bahwa mereka memiliki karakter favorite. Jika diteliti, fenomena seperti ini ternyata hanya terjadi di Jepang.

The ’50 and ‘60s
1.       Astro Boy. Tetsuwan Atom di serial Astro Boy adalah karakter robot bertubuh kanak-kanak yang diciptakan oleh penulis manga kontemporer ternama, Tezuka Osamu. Versi animasinya melejit di tahun 1963. Astro Boy merupakan produksi serial TV animasi pertama di Jepang, dan menjadi masterpiece yang tidak akan pernah mati di hati para penggemarnya di seluruh dunia.
2.       Osomatsu-kun. Serial manga  ini berfokus pada 6 orang saudara kembar, masing-masing memiliki keunikan tersendiri tapi sulit untuk dibedakan. Sang penulis, Akatsuko Fujio, menciptakan karakter-karakter ini berdasarkan sifat yang dia miliki.
3.       Ultraman.  Ultraman sebenarnya merupakan  mahluk bertenaga super dari planet lain namun berwujud seperti manusia Bumi. Serial TV Ultraman banyak menggunakan efek khusus dan merupakan serial TV berwarna pertama yang ditayangkan di Jepang.
4.       Hattori-kun. Hattori-kun adalah seorang ninja kecil yang berasal dari desa ninja Iga, hingga kemudian pindah ke Tokyo dan tinggal bersama keluarga Mitsuba. Karakter lain dalam serial ini seperti Shishimaru, Kemumaki, dan Kagechiyo juga sangat populer.
5.       Tetsujin 28 gou. Manga ini diciptakan oleh Yokoyama Mitsuteru, dan menceritakan tentang robot raksasa yang diciptakan sebagai senjata kuat untuk berperang. Berkat memenangi sebuah kontes robot, seorang anak detektif bernama Kaneda Shotaro didaulat untuk mengendalikan Tetsujin 28 gou (Iron Man No. 28) dan mengalahkan semua musuh.
 
The ‘70s
1.       Hello Kitty. Salah satu karakter yang paling terkenal di Jepang, hello Kitty, adalah kucing berbulu putih yang diciptakan oleh Sanrio, sebuah perusahaan yang menjual aksesoris karakter-karakter Jepang dan kartu ucapan. Pada awal kemunculannya, karakter ini hanya diperkenalkan dengan nama belakangnya saja yaitu Kitty. Setelah diperkenalkan di sekitar 110 negara, kini karakter Hello Kitty menjadi karakter yang sangat digemari di seluruh dunia.
2.       Galaxy Express 999. Karakter ini dibuat oleh Matsumoto Leiji, manga yang mengangkat cerita mengenai kereta api yang bergerak melewati ruang dan waktu, dari bintang ke bintang. Galaxy Express 999 menggambarkan masa depan, di mana manusia bisa hidup abadi dengan menciptakan tubuh mesin.
3.       Mazinger  Z. Mazinger  Z adalah manga yang berfokus pada robot raksasa yang dioperasikan oleh siswa SMA bernama Kabuto Koji. Koji menggunakan Maziger Z yang dibuat oleh kakeknya untuk melawan Dr. Hell yang memiliki rencana jahat menghancurkan dunia.
4.       Monchhichi. Adalah boneka monyet yang diproduksi oleh salah seorang pembuat mainan di Tokyo bernama Sekiguchi pada tahun 1974. Monchhichi melambung sukses sejak pertama dipasarkan, dan menarik banyak perhatian dunia Internasional khususnya Eropa.
5.       Masked Rider (Ksatria Baja Hitam).  Masked Rider, sosok manusia yang tubuhnya sudah dimodifikasi, adalah karakter utama dalam drama TV live-action yang dibuat oleh Ishinomori Shotaro.  Tokoh ini tidak mengangkat genre robot raksasa melainkan karakter pahlawan bertubuh dan berukuran layaknya manusia normal.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar